Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan tugas tambahan kepada para lurah agar mereka menjaga Ruang Publik Terpadu Ramah Anak baik-baik.
"Nah kita ada lurah, nah ini cuma fokus bales Qlue saja kasih gambar, nah kita tambah jobnya, lurah gajinya besar kok," ujar Ahok usai memberikan arahan pada rapat membahas keamanan di lokasi RPTRA, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).
Ahok tidak ingin lagi ada RPTRA yang disalahgunakan seperti di wilayah Jakarta Utara, dimana ada taman yang dipakai buat cuci mobil.
"Sebetulnya kan ini kayak anak nakal saja, kalau kamu memang nggak biasa tertib. Begitu ada pasir bagus kamu ambil, tanaman bagus kamu juga ambil pasti terjadi. Tapi itu tugas kita orangtua untuk bimbing," katanya.
Ahok mengatakan selalu mendapatkan update informasi tentang RPTRA dari laporan masyarakat lewat Jakarta Smart City.
"Kita ada laporan dari pelototin CCTV. Anak-anak di Smart City ada bagian di lapangan. Jadi ketika mereka tugas menjawab pertanyaan, kita lihat ada yang curiga mereka turun ke lapangan," kata Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan