Suara.com - Valentino Rossi akui masih harus beradaptasi dengan performa ban Michelin. Seperti diketahui, musim ini pabrikan ban asal Prancis itu jadi pemasok tunggal ban balapan MotoGP 2016 menggantikan Bridgestone.
Pembalap Yamaha Movistar itu merasakan ada plus minus atas transisi ini. Hal itu dirasakan pasca menjalani tiga hari tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, (1-3/2) lalu.
"Saya merasakan ada sedikit kesamaan ban saat ini dengan tahun lalu," kata Rossi. "Performa ban belakang jauh lebih baik, sebaliknya ban depan jadi sedikit buruk bila dibandingkan dengan Bridgestone."
Di hari terakhir tes pramusim, kemarin, Rossi menempati peringkat kedua dengan catatan waktu 1 menit 59,580 detik.
Hasil ini melengkapi dominasi Yamaha setelah juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo, tampil sebagai yang tercepat dengan terpaut 0,976 detik lebih baik dari Rossi.
Rossi pun kagum dengan kecepatan Lorenzo di lintasan Sepang. "Dia (Jorge) merasa sangat nyaman dengan ban dan motornya. Dia mampu mengendarai motornya di atas limit. Tapi, ini baru tes pertama," tutur Rossi. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat