Suara.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyarankan para ibu hamil agar jika tidur untuk memakai kelambu guna menghindari gigitan nyamuk pembawa virus penyakit zika.
"Waspada kalau lagi hamil, kalau bisa hati-hati dengan gigitan nyamuk," kata Menkes usai rapat pleno bersama sejumlah menteri lainnya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Menkes Nila menjelaskan langkah-langkah agar terhindar dari gigitan nyamuk misalnya dengan mengenakan pakaian tertutup atau lengan panjang, obat oles antinyamuk dan kelambu.
Sementara terkait kabar penularan zika melalui hubungan seksual, menurut Nila hal tersebut belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Tapi yang sudah pasti melalui gigitan nyamuk.
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengeluarkan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang dapat menjadi wabah dan Indonesia sudah mengikuti aturan itu.
"Jadi kita harus waspada. Masing-masing negara diminta menjaga negaranya. Jadi negara Prancis mengeluarkan aturan ya silahkan. Kita juga ngeluarkan travel advisory," ujar Nila.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengeluarkan "travel advisory", Rabu (3/2/2016) kemarin sebagai upaya melindungi masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan tertular penyakit yang bersumber dari virus zika, yang sedang menjangkit di beberapa negara.
Dalam travel advisory tersebut, Menteri Kesehatan memberikan pesan kepada masyarakat bahwa bagi warga Indonesia yang hendak berkunjung negara yang sedang terjadi kejadian luar biasa (KLB) virus Zika, maka dianjurkan untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk.
Cara menghindari gigitan nyamuk dengan memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles antinyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kassa antinyamuk. Selanjutnya, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami sakit.
"wanita hamil dianjurkan sebaiknya tidak berkunjung ke negara yang sedang KLB penyakit virus zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat," ujar Menkes.
Negara-negara yang mengalami KLB Virus zika yaitu Brazil, Cape Verde, Colombia, El Savador, Honduras, Martinique, Panama, dan Suriname. Sedangkan negara-negara yang memiliki status transmisi aktif yaitu Barbados, Bolivia, Curacao, Republik Dominika, Ecuador, Fiji, French Guiana, Guadalope, Guatemala, Guyana, Haiti, Meksiko, New Caledonia, Nicaragua, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Samoa, Tonga, Thailand, US Virgin Islands, dan Venezuela. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air
-
Pupuk Bersubsidi Langsung Bergerak di Tahun Baru, 147 Transaksi Terjadi dalam 16 Menit
-
Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli
-
KPK Ungkap Laporan Gratifikasi 2025 Capai Rp16,40 Miliar
-
Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit
-
Malioboro Ramai saat Libur Nataru Tapi Pendapatan Sopir Andong Jauh Menurun dari Sebelum Covid
-
Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat