Suara.com - Kepolisian Resor Bogor Kabupaten, Jawa Barat mengerahkan 150 personel Satuan Lalu Lintas untuk mengawal dan mengamankan arus di jalur Puncak pada saat libur akhir pekan bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2567.
"Menghadapi libur akhir pekan Imlek, ada penambahan personel dari hari pekan biasanya, sekitar 20 personel. Jadi total ada 150 anggota yang kita turunkan," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKB Bramastyo Priaji, kepada Antara, Sabtu (6/2/2016) sore.
Bramastyo mengatakan, situasi arus lalu lintas jalur Puncak, Sabtu sore sudah normal dua arah. Setelah, sebelumnya, petugas memberlakukan sistem satu arah pada pukul 15.00 WIB untuk kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta.
"Situasi sore sudah normal dua arah, kita berlakukan sistem satu arah dari jam 15.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB," katanya.
Ia mengatakan, kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak sempat terjadi pagi dari pukul 06.00 WIB. Untuk mengurai kepadatan, diberlakukan sistem satu arah menuju Puncak pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.
"Dibandingkan akhir pekan biasanya, arus kali ini cukup padat karena ini bertepatan dengan libur panjang akhir pekan," katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan mengurai kepadatan, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah baik arah Puncak maupun dari arah Jakarta.
"Rekayasa lalu lintas kita lakukan pagi pukul 09.00 WIB untuk arah ke atas (Puncak) dan sore hari pukul 15.00 WIB untuk arah ke bawah (Bogor-Jakarta)," kata Bramastyuo.
Ia mengatakan, titik-titik hambatan yang menjadi penyebab tersendatnya arus lalu lintas di jalur Puncak sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni Megamendung, Cisarua, Pasir Muncak, dan Pasir Angin.
"Kami tidak mengajurkan pengendara melewati jalur alternatif, karena selain sempit jalannya, dapat menimbulkan kemacetan baru di titik-titik tertentu," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen