Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan menyelidiki kasus pemukulan terhadap tenaga ahli DPR Dita Aditya (27), yang diduga dilakukan oleh anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu.
"Kita sudah memutuskan, bahwa kita akan melakukan penyelidikan," ujar Wakil Ketua MKD Junimart Girsang di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/2/2016).
Junimart menuturkan, penyelidikan dilakukan dengan berkoordinasi dengan kepolisian terkait kasus pemukulan, yang telah dilaporkan Dita Ke Baresrim Mabes Polri. MKD pun kata Junimart, akan melakukan verifikasi terkait hasil penyelidikan yang dilakukan Bareskrim.
"Pertama kita akan koordinasikan kepada Bareskrim tentang pelaporan Dita, langsung ke Bareskrim. Kedua tentu, hasil koordinasi itu nanti akan kami verifikasi di MKD, untuk kami bahas dalam rapat internal secara pleno," katanya
Mengenai kapan akan berkoordinasi dengan Bareskrim, Junimart belum bisa memastikan jadwal untuk bertemu dengan Bareskrim. MKD masih akan melakukan sinkronisasi waktu dengan Bareskrim.
"Sedang kita atur waktu. Kita ada waktu Bareskrim nggak ada waktu, kita sinkronisasi waktu saja dengan Bareskrim," ungkapnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Dita Aditya (27) dari LBH APIK Indonesia, melaporkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu, pada Selasa (2/2/2016)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger