Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat senang diundang komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (12/2/2016).
Mereka diundang untuk membahas kendala-kendala apa saja yang ditemukan dalam penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah. Apalagi, Provinsi Papua merupakan provinsi yang diberi kewenangan melalui otonomi khusus.
"Ini hal yang luar biasa, yang dilakukan KPK adalah bagaimana tindakan preventif atau pencegahan korupsi," kata Hery di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Mereka diundang untuk membahas kendala-kendala apa saja yang ditemukan dalam penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah. Apalagi, Provinsi Papua merupakan provinsi yang diberi kewenangan melalui otonomi khusus.
"Ini hal yang luar biasa, yang dilakukan KPK adalah bagaimana tindakan preventif atau pencegahan korupsi," kata Hery di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Hery memuji langkah KPK karena membantu daerah dalam menekan penyimpangan penggunaan anggaran.
Hery mengungkapkan sebelumnya penyelenggaraan keuangan di Papua tidak pernah melibatkan KPK. Dia berharap setelah KPK terlibat segala persoalan dapat dilihat secara menyeluruh sehingga korupsi bisa diberantas.
"Program yang telah dilakukan, kendala yang ditemukan, dan juga langkah ke depan. Kami akan MoU dengan KPK untuk bagaimana memerangi korupsi ini dan betul-betul kita harus kawal pencegahannya," kata Hery.
Dalam dialog dengan komisioner KPK tadi, kata Hery, tidak membicarakan masalah PT. Freeport Indonesia. Namun, Hery berharap agar semua pihak dapat duduk bersama untuk menentukan nasib perusahaan asal Amerika tersebut.
"Ini harus duduk bersama, pemda, masyarakat Papua, pemerintah Indonesia, dan Freeport. Ini harus duduk bersama. Ini dibicarakan komprehensif. Persoalan kontrak karya, dan sebagainya harus duduk bersama," kata Hery.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India
-
Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel
-
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya
-
Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga
-
Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih
-
Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri
-
Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?
-
Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa
-
Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!