Suara.com - Menyikapi pro-kontra perayaan hari kasih sayang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengajak masyarakat di daerah itu untuk memaknai dan menyeberluaskan makna hari valentine ke ranah positif sesuai dengan konteks Islam.
"Valentine dimaknai sebagai hari kasih sayang, maka makna tersebut harus disebarluaskan dan diimplementasikan dalam tindakan positif yang sesuai dengan konteks Islam," kata Ketua MUI Kota Palu Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Ag, di Palu, Sabtu (13/2/2016).
Dikatakannya, valentine yang digemari dan diimplementasikan oleh sebagian manusia, khususnya anak muda, memiliki makna positif yaitu saling mengasihi dan menyayangi sesama manusia.
Saling mengasihi tersebut harus dimplementasikan oleh umat Islam terhadap sesama manusia, agar mewujudkan kedamaian dan kerukunan yang didambakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah.
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu itu mengatakan, makna positif tersebut harus dikembangkan dan disebarluaskan sesuai dengan konteks Islam, demi kerukunan umat manusia.
BACA JUGA:
Sepasang Kekasih Ditemukan Berpelukan di Bawah Puing Apartemen
"Ada sisi positif yang terkandung dalam valentine, yaitu kasih sayang. Nah, kasih sayang harus disebarluaskan dan diimplementasikan oleh semua kalangan untuk mewujudkan kedamaian dalam kerukunan umat manusia," sebutnya.
Zainal menegaskan Islam sangat menganjurkan penganutnya untuk mengasihi dan menyayangi manusia, tanpa harus melihat latar belakang agama, suku dan ras yang ada dalam kehidupan.
Olehnya, kata dia, anjuran tersebut harus dilaksanakan oleh umat Islam, agar hubungan antara sesama manusia dapat terjalin dengan baik, sesuai dengan ajaran yang disampaikan Nabi Muhammad Saw.
"Tidak ada salahnya bila kita mengambil sisi positif dari valetine tersebut, yaitu dengan mengimplementasikan kasih sayang sesuai dengan konteks Islam seperti yang di anjurkan oleh Nabi Muhammad SAW," katanya.
Akan tetapi, katanya tegas, MUI sangat tidak sepakat dan melarang bilamana valentine diwujudkan dalam bentuk dan perilaku yang negatif bertabrakan dengan konteks Islam. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini yang Dilakukan Menpora agar Rio Haryanto Tampil di F1
Mendagri Tegaskan Pembuatan KTP Anak Gratis
Masayu Tak Tega Menyuruh Lembu Pergi dari Rumah Warisan Ortunya
Diundang Partai Gerindra, Begini Penampilan Nyentrik Ahmad Dhani
Berita Terkait
-
Review Film Heart Eyes: Siapa Sangka Hari Valentine Jadi Ajang Pembunuhan
-
4 Ide Hadiah Valentine untuk Orang Tua, Simpel tapi Sangat Berkesan!
-
Selena Gomez Rilis Lagu Scared of Loving You di Hari Valentine
-
7 Promo Hotel Valentine 2025: Rooftop Dinner hingga Staycation Mewah Bareng Pasangan Mulai Rp 250 Ribuan
-
Promo Valentine Makan Romantis Berdua: KFC, Haidilao, Solaria, dan Banyak Lagi!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo