Suara.com - Kepala Penerangan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letkol Heru Dwi Wahana mengakui tiga anggotanya ditangkap dalam kasus narkoba di perumahan Kostrad, Jalan Tanah Kusir Raya, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016) kemarin.
"Kita sedang benahi dan tidak ada kompromi untuk soal narkoba. Untuk orang luar, oknum Polri dan sipil plus politisi, diserahkan ke polisi atau BNN," kata Heru melalui pesan tertulis kepada wartawan, Selasa (23/2/2016).
Mereka ditangkap dalam razia gabungan. Selain tiga anggota Kostrad, dalam operasi itu petugas juga mengamankan lima anggota polisi dan enam warga sipil, satu di antaranya diduga anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz yang kini jadi anggota DPR dari Fraksi PPP, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz.
Ketiga anggota Kostrad dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine.
Saat ini, Kostrad sedang membahas kasus tersebut.
"Ini saya sedang rapat dengan KASAD. Kami Kostrad konsisten dan memiliki komitmen untuk pemberantasan narkoba," kata dia.
Tiga anggota Kostrad yang positif menggunakan narkoba yakni Sertu Anton Siregar/Sintel Kostrad (positif amphetamin dan methamin), Kopka Nasikun/Ajen Kostrad (positif morphin), Kopka Bambang/Pal Kostrad (positif amphetamin dan methamin).
Adapun lima anggota polisi yang ditangkap yaitu Briptu Endi dari Polres Jakarta Selatan yang tugas di KPK, Aiptu Alfi bertugas di Mabes Polri. Bripka Agus Beler tugas di Polsek Kebayoran Lama, Aipda Wandi tugas di Polres Jaksel, Aiptu Arip tugas Polres Tangerang Selatan.
Berita Terkait
-
Intip Cara Kelompok Difabel Diajari Mandiri Secara Ekonomi
-
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
-
Antisipasi Ancaman Abrasi, Kolaborasi Platform Digital Dorong Pendanaan Hijau Berbasis ESG
-
Peruri Luncurkan Ijazah Digital Nasional, Percepat Verifikasi dan Tekan Pemalsuan Dokumen
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi