Kapolri Jenderal Badrodin Haiti
Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan, penindakan terhadap pengedar, pengguna, dan pabrik narkoba naik 13,6 persen setiap tahunnya. Artinya, peredaran barang-barang harap di Indonesia naik signifikan setiap tahunnya.
"Peredaran, pengguna dan produksi narkoba di tanah air sudah dalam kategori membahayakan," kata Haiti di Jakarta, Kamis (25/2/2016).
Dia membeberkan, pada tahun 2015 Polri menangkap sebanyak 50.178 tersangka kasus narkoba, dari 40.253 kasus yang ditangani. Itu belum termasuk 665 kasus narkoba yang ditangani oleh Badan Nasional Narkotika (BNN).
"Bahkan sebagian besar atau separuh lebih tahanan di Lapas tanah air adalah karena kasus narkoba," ungkapnya.
Kemudian, narkotika yang disita pada tahun 2015 tercatat berjumlah 23,2 ton jenis ganja, sedangkan heroin dan kokain tergolong lebih sedikit. Sementara itu, narkoba jenis ekstasi sebanyak 1.072.328 butir, ditambah penyitaan oleh BNN yaitu 2,3 ton sabu.
"Ini angka yang bisa membunuh cukup banyak warga kita. Sehingga ribuan warga bisa kita selamatkan dengan penyitaan ini. Padahal kami tahu barang bukti yang disita itu hanya 20 persen dari jumlah narkoba yang beredar di pasaran," ujar dia.
"Berapa besar jumlah korban yang harus menderita karena narkoba ini. Ini sudah kondisi darurat, makanya kita menyatakan perang," pungkas Haiti.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
-
Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta
-
Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, Pilot Malaysia Positif Kokain Saat Bawa 170 Penumpang ke Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan