Suara.com - Presiden Joko Widodo direncanakan mengunjungi Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Maret 2016, kata Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung.
Kunjungan Kepala Negara, kata Lodewyk, akan membawa kemajuan jangka panjang bagi pengembangan pariwisata Danau Toba yang sudah terkenal secara internasional.
"Perkembangan objek wisata Danau Toba tersebut tentunya baru akan terlihat beberapa puluh tahun mendatang dan hal ini harus disambut baik bagi warga setempat," ujar Lodewyk di Medan, Jumat (26/2/2016).
Dia menyebutkan, kedatangan Presiden Joko Widodo berserta rombongan ke Sumatera Utara tidak hanya menyaksikan peningkatan pembangunan jalan tol dan rel kereta api, tapi juga keindahan Danau Toba. Selain itu, Presiden juga akan berkunjung ke Medan.
"Mengenai jadwal kunjungan Presiden belum diketahui," kata jenderal bintang dua itu.
Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Binjai, untuk melihat dari dekat sejumlah proyek nasional yang sedang dikerjakan di wilayah itu.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengatakan, Danau Toba akan dikembangkan menjadi seperti Monaco di Eropa. Rizal menargetkan, dalam lima tahun ke depan jumlah wisatawan ke Indonesia mencapai 20 juta kunjungan.
Tujuh pemerintah daerah di kawasan Danau Toba, yakni Kabupaten Humbahas, Samosir, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Karo, Simalungun, dan Dairi, diharapkan berperan aktif mendukung upaya pemerintah pusat membangkitkan kembali kejayaan pariwisata andalan Sumut itu.
Danau Toba adalah sebuah danau tekto-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Danau ini terluas di Indonesia dan Asia Tenggara. (Antara)
Berita Terkait
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat