Suara.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Junimart Girsang digeser fraksinya dari jabatan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan. Apa alasannya?
"Secara nurani saya sampai saat ini tidak enak untuk mengawasi dan mengadili teman-teman di DPR, saya minta dirotasi ke tempat lain kalau fraksi berkenan dan kalau tidak ya saya tetap di komisi III," kata Junimart di DPR, Kamis (3/3/2016).
"(Di pindah kemana) terserah fraksi kecuali di badan anggaran karena nggak paham anggaran," Junimart menambahkan.
Sepeninggal Junimart, posisinya di MKD digantikan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Komisi VIII Hamka Haq.
Hamka siap ditugaskan di MKD. Dia juga siap untuk menindak siapapun, termasuk rekan satu fraksi kalau terbukti melanggar etika.
Karena masih baru berurusan dengan masalah penegakan etika di parlemen, Hamka mengatakan siap belajar lagi. Selain itu, dia juga akan mempelajari dan mengkaji kasus-kasus yang sedang ditangani MKD sehingga bisa memberikan putusan yang tepat terhadap yang berperkara.
"Sepanjang berpihak pada ideologi partai, siap saja. Kalau ada kader partai yang salah, sepanjang kesalahannya itu terbukti dan melanggar etik, ya kenapa harus dibela?" kata Hamka.
Hamka akan menjalankan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menindaktegas kasus korupsi dan narkoba.
"Dan, ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) mengatakan, kalau korupsi dan narkoba, tidak boleh ada ampun. Kalau masalah lain yang masih abu-abu, baru dugaan dan masih bisa diperbaiki, itu yang kita lihat bagaimana orang ini diselamatkan" kata dia.
Berita Terkait
-
Prabowo Bakal Lantik Duta Besar Sore Ini, Dubes Italia Junimart Girsang Hadir di Istana
-
Ketua KPU Kena Sanksi Pemecatan, DPR Siapkan Komisioner Baru
-
Ketua KPU Dipecat karena Langgar Etik Asusila, PDIP: Ini Catatan Sangat Buruk!
-
Gagal Kembali Masuk Parlemen, Junimart PDIP Protes Soal Penggunaan Sirekap
-
Komisi II DPR Rapat Bareng KPU dan Mendagri Tito Hari Ini, Bahas Apa?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG