Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti salah satu kontestan NBA, Oklahoma City Thunder. Salah satu petingginya, Aubrey McClendon, 56 tahun, tewas dalam sebuah kecelakaan mobil di Oklahoma City, Amerika Serikat, Rabu (2/3/2016).
Menurut kepolisian Oklahoma City, McClendon yang tidak mengenakan sabuk pengaman saat berkendara, menabrak tiang beton jembatan sekitar pukul 9.00 pagi waktu setempat. Mobil Chevrolet Chevy Tahoe 2013 yang dikendarainya pun terbakar.
Dalam jumpa persnya kepolisian menyebutkan insiden yang menimpa McClendon ini murni kecelakaan tunggal. Tak hanya itu, McClendon dinyatakan telah mengendarai mobilnya di atas batas kecepatan.
"Berdasarkan informasi yang kami dapat, mobilnya masuk ke area rerumputan di sebelah kanan jalan sebelum menabrak tiang beton jembatan," kata perwakilan kepolisian Oklahoma City, Kapten Paco Balderrama, dalam konferensi persnya.
Insiden yang terjadi McClendon ini terjadi kurang dari 24 jam pasca Departemen Kehakiman AS mengumumkan dia telah didakwa bersekongkol telah melakukan penawaran curang atas pembelian sewa minyak dan gas alam di barat laut Oklahoma.
McClendon diperkirakan memiliki 20 persen saham di Thunder dan bagian dari kelompok kepemilikan bersama yang dipimpin Clay Bennet di Thunder. Dalam siaran persnya Bennet pun mengungkapkan kesedihan atas meninggalnya partner kerjanya itu.
"Saya merasa sedih," kata Bennett. "Aubrey McClendon adalah pemimpin yang visioner, mitra bisnis terpercaya, dan anggota yang penuh gairah dalam keluarga Thunder. Lebih dari itu, dia seorang kakak dan teman bagi saya."
Sementara itu, kedukaan ini tampak memengaruhi permainan anak-anak Thunder saat berhadapan dengan tuan rumah Los Angeles Clippers di Staples Center, malam harinya atau Kamis pagi WIB.
Tim asuhan Billy Donovan itu menyerah 98-103. "Kami terlalu keasyikan saat sedang memimpin. Seperti diketahui, kita tidak boleh larut saat menghadapi tim bagus (seperti Clippers), khususnya di laga tandang," ujar point guard Thunder, Russell Westbrook, kecewa.
Sebelumnya, Thunder juga mendapatkan kabar duka terkait meninggalnya istri dari asisten pelatih mereka, Monty Williams, Ingrid. Sebab meninggalnya Ingrid juga tak beda jauh dengan McClendon, yakni akibat kecelakaan mobil pada pertengahan Februari lalu. (ESPN)
Hasil Lengkap NBA Rabu (2/3/2016) atau Kamis Pagi WIB:
Chicago Bulls 89
Orlando Magic 102
-------------------
Charlotte Hornets 119
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan