News /
Kamis, 03 Maret 2016 | 15:30 WIB
Pembalap MotoGP dari tim Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, menyapa penggemarnya saat peluncuran motor tim Repsol Honda MotoGP 2016 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/2/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pekerjaan rumah besar menghantui kontestan top MotoGP, Repsol Honda. Betapa tidak, dalam tes pramusim hari pertama di Sirkuit Losail, Qatar, bisa dibilang jadi hari yang mengecewakan bagi tim yang berbasis di Aalst, Belgia, itu.

Dua pembalapnya, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, terlempar dari posisi lima besar yang tercepat dalam tes kemarin. Peringkat Marquez adalah yang paling baik, urutan 10, dengan catatan waktu 1 menit 56,523 detik atau terpaut 1,071 detik dari rivalnya, Jorge Lorenzo.

Sedangkan, Pedrosa peringkatnya tiga tingkat di bawah Marquez dengan terpaut 1,458 detik dari Lorenzo. Marquez pun menyadari jika performa motor RC213V yang jadi tunggangannya masih belum padu dengan ban Michelin dan sistem elektronik yang baru.

"Kami sadar Qatar adalah salah satu sirkuit tersusah dalam kalender balapan kami," kata Marquez. "Kami masih jauh dari yang seharusnya kami lakukan di trek ini. Dalam beberapa hari ke depan kami harus mencoba lebih memahami yang tepat untuk di trek ini."

Dalam tes hari kedua yang berlangsung hari ini, Marquez berharap timnya bisa memperbaiki performa motornya. Spesifik, pembalap berjuluk The Baby Alien ini menyebut motornya kurang kencang saat melibas tikungan.

"Saya merasa sudah lebih baik saat pengereman dan masuk ke tikungan. Tapi, kami harus bekerja lebih keras lagi ketika keluar dari tikungan, karena terlalu banyak makan waktu di sana. Dan di sirkuit yang punya karakter cepat seperti Losail tentu jadi kerugian kami jika tak bisa diperbaiki segera," papar Marquez. (AS)

Load More