Ilustrasi gempa. [shutterstock]
Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjelaskan lindu berkekuatan 7,8 SR di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (2/3/2016) sekitar jam 19.49 WIB, bersumber dari patahan lempeng secara sesar geser datar.
"Gempa kemarin malam di kepulauan Mentawai terjadi secara sesar geser datar (gesekan ke samping), otomatis tidak membangkitkan tsunami besar," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta, Kamis (3/3/2016).
Gempa Mentawai berbeda dengan gempa di Aceh pada 2004. Gempa Aceh bersumber dari patahan lempeng secara sesar geser naik. Artinya gesekan pertemuan lempeng terjadi secara naik turun sehingga menimbulkan tsunami berskala besar.
"Kalau tsunami Aceh 2004 lalu terjadi secara sesar geser naik," kata dia.
Dia menjelaskan gempa Mentawai berada di zona Investigator Fracture Zone. Zona ini merupakan daerah pergeseran lempeng secara mendatar.
Gempa Mentawai sebelumnya terjadi pada 11 April 2012 pada zona Ninety East Ridge.
"Karena pergeseran terjadi secara mendatar maka potensi terjadinya tsunami sangat kecil. Akan tetapi jika terjadi tsunami kemungkinan tsunami terjadi dalam skala kecil dan akan habis di lepas pantai," kata dia.
Sutopo menambahkan berdasarkan peta Seismo-Tektonik Indonesia, lempeng di wilayah pantai Sumatera bergerak lima sampai enam sentimeter setiap tahun., khususnya di Samudera Hindia, masih terdapat patahan lempeng yang berpotensi gempa dahsyat.
"Disegmen kepulauan Mentawai ini masih tersandera gempa bumi cukup besar, kapan terjadinya kami tidak tahu. Skala gempanya diatas 8 SR dan berpotensi tsunami," kata Sutopo.
"Gempa kemarin malam di kepulauan Mentawai terjadi secara sesar geser datar (gesekan ke samping), otomatis tidak membangkitkan tsunami besar," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta, Kamis (3/3/2016).
Gempa Mentawai berbeda dengan gempa di Aceh pada 2004. Gempa Aceh bersumber dari patahan lempeng secara sesar geser naik. Artinya gesekan pertemuan lempeng terjadi secara naik turun sehingga menimbulkan tsunami berskala besar.
"Kalau tsunami Aceh 2004 lalu terjadi secara sesar geser naik," kata dia.
Dia menjelaskan gempa Mentawai berada di zona Investigator Fracture Zone. Zona ini merupakan daerah pergeseran lempeng secara mendatar.
Gempa Mentawai sebelumnya terjadi pada 11 April 2012 pada zona Ninety East Ridge.
"Karena pergeseran terjadi secara mendatar maka potensi terjadinya tsunami sangat kecil. Akan tetapi jika terjadi tsunami kemungkinan tsunami terjadi dalam skala kecil dan akan habis di lepas pantai," kata dia.
Sutopo menambahkan berdasarkan peta Seismo-Tektonik Indonesia, lempeng di wilayah pantai Sumatera bergerak lima sampai enam sentimeter setiap tahun., khususnya di Samudera Hindia, masih terdapat patahan lempeng yang berpotensi gempa dahsyat.
"Disegmen kepulauan Mentawai ini masih tersandera gempa bumi cukup besar, kapan terjadinya kami tidak tahu. Skala gempanya diatas 8 SR dan berpotensi tsunami," kata Sutopo.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam