Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato dalam acara KTT LB OKI di JCC, Senaya, Jakarta, Senin (7/3/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengungkapkan hingga saat ini sejumlah wilayah negerinya diduduki oleh Israel dan masyarakatnya hidup dalam ancaman bahaya dari serangan militer. Oleh sebab itu ia meminta dukungan negara-negara Islam untuk mendorong kasus tersebut dibawa ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).
"Serangan masih terus terjadi. Israel melihat bahwa daerah-daerah itu (Yerusalem, Al-Quds Al-Sharif, Gaza) milik mereka. Kita harus hentikan hal itu dan bawa ke DK PBB," kata Abbas dalam statement pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa kelima Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Senin (7/3/2016).
Dia mengungkapkan, serangan Israel terhadap Palestina sampai sekarang masih gencar. Maka dari itu perdamaian dan kemerdekaan bagi bangsanya harus segera diwujudkan dengan bantuan internasional.
"Atas hal itu kami tidak bisa berjuang sendiri, maka perlu bersatu. Solusi untuk Palestina adalah menggagalkan Israel untuk menduduki lebih luas, kita harus bangun solidaritas," ujar dia.
Dia menambahkan, konfrensi perdamaian, KTT LB OKI yang menjadi inisiatif negara negara Islam sangat berharga bagi Palestina.
"Ini perang lawan teroris, dan Raja Arab mendukung Palestina degan implementasikan konten, konsep inisiatif damai," ucap Abbas.
"Kami terus bekerja untuk mendapatkan kembali wilayah dan kemerdekaan rakyat kami. Kami terus berusaha lewat banyak usaha internasional. Kami harap KTT ini akan melanjutkan apapun solusinya dalam mendukung kedamaian bagi rakyat yang ada di Yerusalem, mengembalikan hak mereka untuk hidup dalam kemerdekaan dan kebebasan."
Selain itu, lanjut Abbas, negaranya juga butuh bantuan sumberdaya untuk membangun ekonomi negaranya.
"Saya harap Sekjen OKI dapat memanfaatkan mekanisme implementasi program pembangunan ekonomi kami," tutup Abbas.
"Saya harap Sekjen OKI dapat memanfaatkan mekanisme implementasi program pembangunan ekonomi kami," tutup Abbas.
Komentar
Berita Terkait
-
'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
Laporan dari Davos: Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Trump Demi Palestina Merdeka
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT