Suara.com - Donald Trump, kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, kerap menjadi objek eksplorasi para seniman lantaran sosoknya yang flamboyan dan sering melontarkan pernyataan kontroversial. Baru-baru ini, sekali lagi Trump menjadi inspirasi seorang seniman untuk menciptakan karya.
Jika sebelumnya Anda pernah mendengar soal seorang seniman yang melukis wajah Donald Trump dengan darah menstruasinya, atau seorang seniman yang membuat lukisan telanjang Trump, kali ini seorang perempuan bernama Davison melukis wajah Trump dengan payudaranya.
Lewat sebuah video yang diunggah ke situs berbagi video, Youtube, Davison memamerkan kebolehannya melukis. Bukan dengan kuas ataupun alat lukis lainnya, Davison hanya menggunakan payudaranya untuk menggoreskan cat beraneka warna ke atas kanvas.
Sebagai model lukisan, Davison tentunya tak menghadirkan sang jutawan tersebut ke studio lukisnya. Ia hanya menjadikan sebuah foto ekspresif Trump sebagai patokan lukisannya.
Apakah Davison pendukung Trump? Ternyata tidak. Malahan, Davison menyebut Trump sebagai sosok yang 'buruk'.
"Saya meyakini bahwa Trump adalah pilihan yang 'buruk' untuk menjadi presiden, dan saya ingin menciptakan karya unik yang menggambarkan betapa buruknya dia dan mencari cara yang bisa membuat orang tertarik untuk mendiskusikannya," kata Davison seperti dikutip Mashable.
Terlepas dari keinginan untuk memicu debat terkait Trump, Davison juga melakukan aksinya untuk menginisiasi pembicaraan soal hal yang lebih positif, seperti penggalangan dana untuk penderita kanker payudara.
Mereka yang berminat memiliki lukisan karya Davison bisa mendapatkannya lewat acara lelang online yang ia buka di situs 32auctions.com. Hasil penjualannya akan disumbangkan ke Yayasan Kanker Payudara Amerika. (Metro)
BACA JUGA:
Lihat, Farah Quinn Pakai Baju Renang Seksi di Tengah Salju
Gibran Promosi Colongan Saat Konpers Kelahiran Anak Pertama
Tukang Sapu Ini akan Selalu Setia Dukung Ahok, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran
-
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Israel dan Iran Saling Hujani Rudal
-
16 Tahun Absen di Piala Dunia, Bek Paraguay Emban Misi Bikin Donald Trump Menangis
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden
-
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
-
OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global
-
Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
-
Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah
-
Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas
-
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
-
RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati