Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, yakin langkah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan tersandung kasus pengadaan tanah untuk di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat, yang sekarang ditangani KPK.
"Ya kan kemarin sudah jelas di KPK pernyataan Basaria (komisioner KPK) belum ditemukan (dua alat bukti). Berarti kita harus ikutan praduga tak bersalah, kan belum ada bukti apa-apa kok," ujarnya Habiallah kepada Suara.com, Jumat (11/3/2016).
Itu sebabnya, Hasbiallah mengatakan partainya memasukkan nama Ahok ke dalam daftar bakal calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan pernah mengatakan ke publik bahwa lembaga antirasuah belum dapat menaikkan kasus Sumber Waras karena belum ada alat bukti unsur pidana korupsi.
"Saya yakin (Ahok) tidak (terjerat), karena KPK jelas mengatakan belum ada bukti," kata Hasbiallah.
"Saya rasa Sumber Waras nggak ganggu Pilkada dan tak mempengaruhi," katanya.
Berita Terkait
-
Dukung Ahok Maju Independen, Luhut: Ini Sentilan Buat Partai
-
Perjuangan Seorang Montir Perempuan Demi Menangkan Ahok
-
Ahok Yakin KPK akan Terus Cari Bukti Dugaan Korupsi Sumber Waras
-
Dari Gojek Sampai Paket, Begini Formulir Dukungan Ahok Terkumpul
-
Luhut Puji Ahok: Ada yang Tak Suka karena Cina, Tapi Dia Jujur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi