Suara.com - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto merancang tempat pembuangan akhir (TPA) sampahnya dengan konsep bintang lima yang memiliki banyak fungsi.
"Insya Allah, pembangunannya akan segera kita lakukan dan konsepnya itu bintang lima. TPA Antang Tamangapa ini nantinya akan multifungsi," kata Wali Kota Ramdhan Pomanto di Makassar, Sabtu.
Ramdhan Pomanto yang berlatar belakang arsitek merancang model TPA yang belum pernah ada di Indonesia ini dan mendesainnya secara khusus dengan sejumlah fungsi di dalamnya.
"Selain TPA dengan akses jalan utama jalur dua, juga terdapat bank sampah induk dan waste energy (pembakit listrik dari gas sampah) serta banyak fungsi lainnya," katanya.
Danny (sapaan akrab wali kota) di sela-sela rapat koordinasi SKPD terkait progres TPA Bintang Lima Antang itu memaparkan bahwa terdapat juga berbagai mesin pengolahan limbah untuk industri kecil masyarakat. Di antaranya, mesin pengolah sampah plastic, kertas, dan kaca.
Dari tempat tersebut, lanjutnya, akan banyak tercipta produk dengan bahan dasar plastik, kaca, maupun kertas, seperti bola plastik, vas bunga, dan lainnya.
Harapannya hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan serta bisa membuka lapangan kerja baru sehingga persoalan pengangguran juga bisa ikut teratasi.
Di tempat ini juga bisa difungsikan sebagai tempat penyaluran bakat-bakat anak muda Makassar utamanya dalam bidang otomotif.
"Kita punya jalanan yang luas dan memiliki panjang sekitar 1.500 meter yang lurus. Saya kira Bisa di tempati drag race sebagai sarana menyalurkan talenta anak-anak muda kita," ucapnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei