Suara.com - Kapal selam milik militer Korea Utara dikabarkan menghilang. Kapal yang dilaporkan tengah beroperasi di lepas pantai Korut tersebut diperkirakan tenggelam. Usai insiden ini, Kementerian Pertahanan Korea Selatan langsung melakukan investigasi. Sementara Pentagon menolak memberikan pernyataan kepada media.
Kendati demikian, AS menyorot insiden tersebut dengan melakukan pemantauan lewat satelit mata-mata dan mengirimkan pesawat pengintai. AS tak yakin kapal selam Kim Jong-Un hilang atau tenggelam. Diduga kapal tersebut karam saat sedang melakukan latihan perang.
"Spekulasi sementara kapal tersebut tenggelam," kata salah seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya seperti dikutip laman The Guardian.
"Pihak Korut sendiri tak menunjukkan gelagat jika terjadi masalah karena kejadian tersebut. Mereka juga tak meminta bantuan," katanya lagi.
Korut memiliki sekitar 70 unit kapal selama aktif. Kebanyakan adalah perangkat militer tua bermesin diesel yang diyakini tak memiliki kapabilitas untuk melakukan serangan ke negara tetangganya, Korea Selatan. Namun, hal ini masih dianggap sebagai ancaman bagi Korsel. Apalagi, 2010 lalu Korsel menenggelamkan kapal selam Korut di dekat perbatasan laut kedua negara dengan tembakan torpedo. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Klaim Hulu Ledak Nuklir Korut Sudah Diperkecil
-
Intel: Korut Berupaya Retas Sistem Kereta Api Korsel
-
Kim Jong Un Minta Militer Korut Siap Tembakkan Nuklir Kapan Saja
-
Kim Jong Un Minta Militer Korut Siap Tembakkan Nuklir Kapan Saja
-
Korut Tembakkan Proyektil ke Laut Jepang, Rudal atau Artileri?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno