Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault bersiap maju ke bursa Pilkada DKI Jakarta. Hari ini, dia bertemu para tokoh Eksponen Muda Lintas Iman di pusat perbelanjaan fX Sudirman, Senayan, Jakarta.
Nama Adhyaksa memang masuk radar sejumlah partai, tetapi belum ada partai yang resmi mengusungnya. Saat ini, Adhyaksa mempersiapkan diri maju lewat jalur non partai politik.
Adhyaksa mengatakan kalau dirinya nanti ternyata tidak terpilih, dia akan ikhlas menerima.
"Kalau nggak berhasil ini bagian dari proses pendewasaan kita. Kita tidak akan menggunakan cara-cara saling menjatuhkan," kata Adhyaksa.
Adhyaksa mengatakan mendapat dukungan dari relawan dengan cara menghimpun fotokopi KTP warga Jakarta sebagai tiket maju lewat jalur perseorangan.
"Sampai hari Ini relawan yang bekerja ke saya, yang bener-bener relawan, rela dan nggak ngelawan. Independen bener, nggak ada sponsornya," kata Adhyaksa.
Adhyaksa menegaskan akan maju ke bursa pilkada dengan cara yang fair.
"TV nggak punya. Kalau setiap hari di TV saya bingung juga. Kita bersaing secara fair. Kalau nanti elaktabilitias saya rendah terus, siapa yang lebih baik dari kita, kita akan dorong siapa lagi," Adhyaksa menambahkan.
Meski akan maju lewat jalur independen, Adhyaksa mengatakan tidak menutup pintu buat partai politik yang akan mengusungnya.
"Kita akan mencoba cari, jika ada partai yang melamar kenapa tidak," kata Adhyaksa.
Adhyaksa menegaskan dia akan maju menjadi calon gubernur, bukan calon wakil gubernur. Bila nanti ada partai politik yang akan mengusungnya untuk menjadi calon wakil gubernur, dia akan pikir-pikir.
Suara.com - " Saya tidak akan menjadi cawagub, orientasi saya bukan kekuasaan, saya sudah pernah menjadi Menteri Pemuda dan Olah Raga, saya berusaha mencari perubahan," ujar Adhyaksa.
Berita Terkait
-
12 Tokoh Kristiani Disodorkan ke Adhyaksa Dault untuk ke DKI 1
-
Survei Siapa Cagub Paling Disuka, Si "Wanita Emas" Ungguli Ahok
-
Inilah Empat Syarat Calon Gubernur DKI versi Adhyaksa Dault
-
Adhyaksa Beberkan Siapa Saja yang Bikin Dia 'Pede' Maju ke DKI 1
-
Pilgub DKI 2017, Adhyaksa Dault Ogah Jadi Pasangan Ridwan Kamil
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar