Suara.com - Dua orang menteri, masing-masing yaitu Menpora Imam Nahrawi dan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong, memberikan dukungan langsung kepada Rio Haryanto yang akan menjalani debut seri pertama Formula 1 (F1) di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (20/3/2016).
Bahkan kedua menteri tersebut, menurut Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, melalui pesan singkatnya, Sabtu (19/3), juga sempat mengunjungi paddock tim Manor Racing di mana Rio bernaung.
"Kehadiran Pak Menteri di sini (Melbourne) untuk melihat secara langsung babak kualifikasi, sebelum (Rio) turun di kejuaraan resmi besok," kata Gatot yang juga mendampingi kedua menteri memberikan motivasi langsung bagi Rio Haryanto.
Terkait keberadaan Mendag, Gatot mengatakan bahwa pejabat tersebut memang sedang melakukan kunjungan dinas di Australia. Thomas dalam kunjungannya juga didampingi Ketua Kadin Rosan Roeslani, serta Dubes RI untuk Australia, Najib Riphat.
Gatot menjelaskan lagi bahwa kunjungan yang dilakukan Menpora ke Melbourne merupakan salah satu bentuk komitmen untuk memberikan dukungan langsung kepada Rio Haryanto yang digagas bersama dengan Pertamina.
Diketahui, Rio merupakan pebalap Indonesia pertama yang bisa tampil di F1. Untuk turun di balapan jet darat ini tidak mudah. Selain berprestasi di kejuaraan level di bawahnya, Rio juga harus mampu menyiapkan dana yang cukup besar yaitu mencapai 15 juta euro.
Biaya itu sendiri belum dibayar sepenuhnya karena dana belum semuanya terkumpul. Saat ini baru terbayar 3 juta euro dari manajemen Rio Haryanto dan Pertamina, dengan komitmen awal sebesar 5,2 juta euro. Kemenpora sendiri juga ingin membantu, namun saat ini masih terganjal masalah birokrasi.
"Pemerintah mengajukan dana melalui APBN. Tapi juga ada penggalangan dana solidaritas, baik yang dilakukan oleh sejumlah pegawai Kemenpora, hingga dukungan dari pihak lain termasuk swasta," kata Gatot menambahkan.
Penggalangan dana Rio Haryanto juga disebut akan terus dilaksanakan. Sesuai rencana, peluncuran penggalangan dana melalui pengiriman SMS yang merupakan kerjasama antara Kemenpora dan Kemenkominfo, akan dilakukan di Parkir Timur Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/3).
Sementara itu diketahui, Rio kini harus berjuang keras dalam balapan besok. Lantaran sempat mengalami kecelakaan (tabrakan), Rio besok harus start paling belakang. Sementara itu, Lewis Hamilton akan memimpin dengan start paling depan. [Antara]
Berita Terkait
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Kalah 2 Poin Saja, Max Verstappen Tetap Bangga Meski Gagal Rebut Gelar Juara Dunia F1 2025
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas