Suara.com - Kelompok hacker Anonymous menyerukan serangan balasan terhadap ISIS atas serangan teror yang mengguncang Brussels, pada Selasa (22/3/2016), demikian dilansir Dailymail.com.
Anonymous mengungkap operasi balasan #OpBrussels, Rabu (23/3/2016). Lewat operasi tersebut, Anonymous bertekad akan melanjutkan meretas situs-situs yang dimiliki ISIS, akun-akun Twitter ISIS, dan mencuri Bitcoin atau uang virtual milik ISIS.
Dalam sebuah video yang diunggah ke internet, salah seorang anggota kelompok Anonymous, dengan topeng Guy Fawkes (V for Vendetta) khas kelompok tersebut, bersumpah untuk melanjutkan 'perang' mereka terhadap ISIS.
"Kami telah membungkam ribuan akun Twitter yang terkait langsung dengan ISIS. Kami menghukum ISIS di internet, meretas portofolio elektronik mereka, dan mencuri uang dari teroris," lanjutnya.
Si anggota Anonymous juga menegaskan bahwa mereka tidak akan beristirahat selama ISIS terus melancarkan aksinya di seluruh dunia.
"Kami akan menyerang balik mereka... kami akan mempertahankan hak-hak kami akan kebebasan dan toleransi," sambungnya.
Anonymous juga mengeluarkan ancaman serupa pascaserangan teror di Paris, bulan November silam. Kala itu mereka bertekad memburu siapa yang bertanggung jawab dan mengungkapnya di dunia maya.
Namun, unit dunia maya ISIS, Islamic Cyber Army, menantang balik. Mereka menyebut Anonymous adalah sekumpulan idiot.
"Apa yang akan mereka retas... yang mereka bisa lakukan adalah membajak akun Twitter, email, dsb," kata divisi internet ISIS itu.
Militan ISIS menggunakan sejumlah layanan pengiriman pesan terenkripsi, penyedia layanan email, dan pemblokir GPS untuk berkomunikasi tanpa terjaring radar. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi