Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengunjungi Polres Jakarta Selatan guna mengecek langsung perkembangan kasus Bayi Bon-Bon, bayi yang dicekoki obat penenang untuk dibawa mengemis.
"Saya diperintahkan Presiden untuk melihat kasus ini," kata Yohana ditemui di Polres Jakarta Selatan, Minggu (27/3/2016).
Dikatakan Yohana, perintah ini sekaligus menjadi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya agara negara tetap hadir dalam melindungi perempuan dan anak. "Ada 87 juta anak yang harus dilindungi oleh negara," kata Yohana.
Sebelum ke Polres Jakarta Selatan, Yohana mendatangi RSPA Bambu Apus, untuk mengecek korban eksploitasi anak. Ada tiga anak yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan, yang dititipkan di sana. Menurut Yohana, kondisi anak-anak itu pun sangat memprihatinkan.
"Saya tadi pagi sudah ke RSPA Bambu Apus, sudah ketemu tiga anak, salah satunya bayi. Bayi itu kondisinya lemah. Ada juga anak, Wiwit dan Riski. Wiwit tidak sekolah, sedangkan Riski sudah satu tahun tidak (sekolah). Mereka ingin sekolah lagi. Karena itu hak anak untuk sekolah dan bermain," katanya.
Yahona menerangkan, Anak tidak bisa dieksploitasi atau idak bisa diberikan kekerasan baik oleh orang tua atau orang dewasa. Hal itu sudah diatur dalam UU nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.
"Ini tentu melanggar hukum, sanksinya 15 tahun penjara. Karena UU-nya sudah ada, tinggal bagaimana penegakan hukumnya," kata Yohana.
Dalam kasus ini, Kementerian juga akan melakukan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban. Sekaligus memberikan trauma healing sebagai perawatan kepada anak-anak tersebut.
"Karena anak adalah bagian dari pembangunan yang harus kita jaga," tutur Yohana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan