Hari ini, DPD PDI Perjuangan Jakarta membuka secara resmi pendaftaran bakal calon gubernur Jakarta untuk periode 2017-2022. Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri menerima pendaftaran, baik dari kader internal maupun kader dari eksternal.
Salah satu tokoh eksternal PDI Perjuangan yang di hari pertama pembukaan mendaftar ialah kader Partai Demokrat Hasnaeni Moein.
Hasnaeni yang selama ini memakai slogan Wanita Emas menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan DKI Jakarta di Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.15 WIB. Dia mengenakan baju merah dibalut dengan blazer warna hitam lengkap dengan kerudung putih. Hasnaeni disambut Bendahara PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Widjaja.
"Nggak terasa sudah lima tahun, saya ke sini lagi. Saya berharap Bu Mega yang bertangan dingin bisa menjadikan saya gubernur," ujar Hasnaeni ketika bertemu Ady.
Hasnaeni datang bersama tim. Kemudian mereka dipersilakan masuk ke ruangan untuk mengambil formulir bakal calon gubernur Jakarta.
Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jakarta Gembong Warsono mengatakan pembukaan pendaftaran dilakukan berdasarkan Surat Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Nomor 1370/IN/DPP/III/2016 tertanggal 23 Maret 2016.
"Kami tegaskan bahwa pendaftaran bakal cagub dan bakal cawagub ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Yang penting, calon-calon itu harus bebas narkoba dan bebas dari tindak korupsi," kata Gembong.
PDI Perjuangan merupakan partai yang paling mendominasi perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta. Mereka memiliki 28 kursi. Artinya, mereka sebenarnya bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sendirian dari internal partai.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum