Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menyatakan ledakan yang merusak rumah kontrakan di Kota Cimahi, Sabtu (9/4/2016), disebabkan oleh uap tabung gas yang bocor lalu muncul percikan api hingga terjadi ledakan.
"Hasil pemeriksaan dari tim Jibom Sat Brimob Polda Jabar dapat disimpulkan bahwa terjadinya ledakan ini diakibatkan oleh uap tabung gas yang bocor," kata Pudjo melalui siaran pers di Bandung.
Ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di rumah kontrakan yang ditempati keluarga Daddy Jalan Terusan Kamarung, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.Ledakan di rumah berukuran 5 x 6 meter itu menyebabkan tembok dinding dapur roboh, kemudian atap genting dan asbes hancur.
"Ledakan tersebut mengakibatkan dinding tembok dapur panjang dua meter dan tinggi satu meter roboh," katanya.
Peristiwa ini tak menimbulkan korban jiwa, namun membuat warga sekitar panik berhamburan keluar rumah.
Selanjutnya polisi menerjunkan tim penjinak bom berjumlah sembilan orang dari Brimob Polda Jabar untuk mengamankan dan menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Hasil pemeriksaan karena adanya gas yang bocor di rumah tanpa fentilasi kemudian uap gas masuk ke sumur yang terdapat mesin pompa air Jetpam di bawah tanah sehingga terjadi percikan api dan terjadilah ledakan.
"Sejauh ini tidak ditemukan adanya bahan-bahan peledak," kata Pudjo. (Antara)
Berita Terkait
-
Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Target Realistis John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan Bicara Juara Dulu!
-
William Saliba Dibayangi Cedera Punggung Jelang Piala Dunia 2026, Deschamps Buka Suara
-
PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia
-
Serunai Maut I: Kisah Kematian Massal yang Mengerikan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik