Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4). [suara.com/Oke Atmaja]
Di luar gedung KPK, Jalan Rasun Said, Jakarta Selatan, saat ini, berlangsung demonstrasi. KPK diminta tegas mengusut kasus yang menurut mereka melibatkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Ahok, siapa yang maling teriak maling," kata orator.
Di dalam gedung, saat ini Ahok diperiksa penyidik terkait dugaan penyimpangan dalam pengadaan tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
"Ahok, siapa yang maling teriak maling," kata orator.
Di dalam gedung, saat ini Ahok diperiksa penyidik terkait dugaan penyimpangan dalam pengadaan tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Demonstran terdiri dari berbagai kelompok. Meski mereka dari kelompok berbeda, tujuannya sama untuk meminta KPK menahan Ahok.
Mereka tiada henti meneriakkan nama Ahok.
Akibat dari konsentrasi massa di depan gedung KPK, saat ini terjadi kemacetan arus kendaraan dari arah Menteng menuju ke arah Jalan Gatot Subroto. Kemacetan terjadi di jalur lambat.
Mereka tiada henti meneriakkan nama Ahok.
Akibat dari konsentrasi massa di depan gedung KPK, saat ini terjadi kemacetan arus kendaraan dari arah Menteng menuju ke arah Jalan Gatot Subroto. Kemacetan terjadi di jalur lambat.
Kasus pembelian lahan untuk RS Sumber Waras diduga mengakibatkan kerugian keuangan daerah sebesar Rp191 miliar. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan, Pemprov DKI Jakarta dinilai salah dalam menentukan patokan harga nilai jual objek pajak sehingga nilai yang dibayarkan menggelembung.
Pemprov DKI merujuk pada NJOP di Jalan Kyai Tapa senilai Rp20 juta. Padahal seharusnya, menurut BPK, ajuan harga beli dapat didasarkan pada nilai NJOP di Jalan Tomang Utara yang hanya Rp7 juta.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto