Suara.com - Pereli nasional, Rifat Sungkar, berharap Rio Haryanto bisa tampil konsisten dengan selalu finis di sisa balapan Formula 1 musim ini. Rifat menyiratkan faktor ini sangat penting bagi seorang pebalap rookie di ajang jet darat tersebut seperti Rio.
"Terpenting adalah konsisten selalu mencapai finis terlebih dulu. Karena untuk langsung berharap prestasi posisi terdepan saya tahu itu tidak mudah," kata Rifat.
Rifat menambahkan bahwa setiap pebalap ada masanya dan prestasi juga harus ditempuh secara bertahap--serta membutuhkan perjuangan yang keras.
"Secara teknis, Rio masih kurang, dilihat dari dukungan mesin serta kebutuhan nonteknis dibanding pebalap kelas dunia (lainnya). Namun jika konsisten, saya yakin masuk 10 besar bukan hal yang mustahil (untuknya)," jelas Rifat.
Lebih jauh, suami dari aktris Sissy Priscillia ini mengungkapkan kehadiran Rio di F1 membawa pengaruh baik bagi Indonesia, bagi dari segi pencitraan maupun pengembangan pariwisata.
Rio menjalani debut di F1 saat balapan seri pertama di Sirkuit Albert Park, Australia, 20 Maret lalu. Sayang, anak bungsu pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati ini gagal menyelesaikan lomba lantaran mengalami kendala teknis pada mobil Manor Racing MRT05 yang dikemudikannya.
Harapan Rio untuk meraih finis pertamanya di F1 baru terwujud di seri kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain, 3 April 2016. Ketika itu, Rio finis di urutan ke-17.
Seri ketiga akan berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Shanghai, Cina. Total, ada 56 putaran yang harus dilahap Rio dan pebalap lainnya pada sirkuit yang memiliki panjang lintasan 5,451 km itu. (Antara)
Berita Terkait
-
F1 The Movie: Sang Juara Dunia 7 Kali Lewis Hamilton Jadi Otak Produksi
-
Tim Cadillac Resmi Masuk Grid Formula 1 2026, Era Baru Dunia Balap
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
-
Ada Pendatang Baru! Inilah Daftar Tim dan Pembalap Formula 1 Tahun 2026
-
Persaingan Best Picture Oscar 2026: 10 Film Unggulan yang Sulit Dikalahkan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?