Suara.com - Komisi III DPR telah melakukan rapat konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait hasil audit pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Wakil Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman mengatakan hasil audit pembelian lahan yang telah diaudit KPK yakni Rp 173 miliar.
"Setelah audit oleh BPK, ditemukan beberapa masalah dan yang mencengangkan tadi bahwa hasil audit BPK kerugian uang negara ada Rp173 miliar," ujar Benny dalam jumpa pers di Gedung BPK, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Benny menilai, sebelumnya BPK DKI Jakarta menemukan adanya indikasi kerugian negara sebesar Rp 191 miliar, namun setelah diinvestigasi, jumlah kerugian sebesar Rp 173 miliar. Adapun audit yang dilakukan BPK atas permintaan pimpinan KPK periode sebelumnya.
"Semula itu temuan BPK perwakilan BPK DKI Jakarta indikasinya Rp 191 miliar. Setelah audit investigasi atas permintaan KPK, maka hasil finalnya Rp 173 miliar," katanya
Lebih lanjut Benny K Harman mengatakan, ditemukan penyimpangan terkait proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras baik secara administrasi maupun bersifat hukum.
"Ada penyimpangan yang dilakukan terhadap proses untuk penjualan tanah RS sumber waras ini baik yang bersifat admisitratif maupun penyimpanan yang bersifat hukum. Jadi ada penyimpangan yang mengakibatkan kerugian uang negara," kata Benny.
Terkait hal tersebut, pihaknya menyerahkan kasus dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara kepada KPK. Menurutnya, BPK merupakan instansi yang kredibel terkait audit keuangan.
"Kita tentu menunggu apa yang akan dilakukan KPK, bagaimana tindak lanjutnya, bahwa itu menjadi otoritas KPK. Dari hasil rapat ini ada penyimpangan, kami tentu percaya BPK sebagai lembaga satu-satunya yang mengaudit, " kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas