Selain menangkap buron Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono, Tim Gabungan juga berhasil menangkap buron kasus Bank Century, Hartawan Aluwi.
Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan Hartawan dijemput dari Singapura dalam pelariannya. Hartawan merupakan Mantan Presiden Komisaris Antaboga.
"Kami bukan hanya berhasil pulangkan Pak SH (Samadikun Hartono), melainkan juga saat ini, kami memulangkan Hartawan Aluwi, buron 14 tahun penjara dalam kasus Bank Century," kata Prasetyo.
Hartawan Aluwi dipulangkan oleh Kejaksaan Agung Kamis malam bersamaan dengan pemulangan buron Kasus penyalahgunaan BLBI, Samadikun Hartono. Hartawan, buronan koruptor perkara Bank Century yang merugikan negara Rp3,11 triliun, ditangkap Tim pemburu koruptor di Singapura.
Suara.com - Menanggapi hal ini, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mengusut dan membuka kembali kasus Bank Century.
"Ya seharusnya kasus Bank Century diungkap lagi karena tetangkapnya Hartawan Aluwi," kata Bambang dihubungi, Jumat (22/4/2016).
Bambang menyayangkan KPK yang selama ini terkesan mengendapkan kasus Bank Century ini, meskipun sudah ada nama-nama yang direkomendasikan oleh Pansus Century di DPR.
"Kita sesalkan kasus Bank Century tidak ditindaklanjuti. Dengan tetangkapnya Hartawan Aluwi ini, pintu kasus Bank Century terbuka lebar," kata politisi Golkar ini.
Berita Terkait
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara