Suara.com - Ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, bertekad raih gelar juara di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016. Target ini diusung demi meraih poin untuk lolos ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.
Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016 menjadi turnamen terakhir penghitungan poin menuju Olimpiade yang akan bergulir Agustus mendatang. Meski peluang Angga/Ricky ke Olimpiade sangat berat, namun pasangan peringkat 12 dunia itu tetap kukuh menjuarai Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016.
"Turnamen ini sudah penghitungan poin terakhir. Posisi kami bisa dibilang berat untuk lolos ke Olimpiade. Jadi di sini kami mau main maksimal aja, kalau bisa juara. Kalau hasilnya baik, dan jika dihitung-hitungan poin nanti kami gagal lolos, maka gelar juara di sini bisa jadi penghibur kami," ungkap Ricky.
Langkah Angga/Ricky menapaki gelar juara di turnamen yang berlangsung di Wuhan, Cina, telah dimulai hari ini melawan pasangan Uzbekistan, Amrullo Bakhshullaev/Artyom Savatyugin.
Angga/Ricky yang unggul secara kualitas akhirnya bisa menang mudah 21-10, 21-7 atas pasangan peringkat 106 dunia itu.
"Hari ini kami bermain untuk penyesuaian kondisi lapangan. Fokus utama kami adalah di pertandingan babak kedua. Kami harus bermain maksimal setelah ini," kata Angga.
Di babak kedua, Angga/Ricky masih menunggu lawan antara Liu Xiaolong/Qiu Zihan (Cina) dan Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren (Thailand).
Sementara itu, nasib berbeda justru dialami Berry Angriawan/Rian Agung Saputro. Keduanya dikalahkan dua game langsung oleh unggulan empat asal Cina, Zhang Nan/Fu Haifeng, 12-21 dan 13-21.
Duet Tiongkok tersebut masih terlalu kuat buat Berry/Rian. Berry/Rian tak bisa banyak memberikan perlawanan dan kerap melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan.
"Mereka enggak gampang mati dan polanya cepat. Jadi kami agak kaget di lapangan. Pas di game kedua kami coba ikut pola mereka, tapi sayangnya kami malah banyak mati sendiri," kata Rian.
"Lawan mereka harus siap di lapangan dari awal. Fokus juga, karena mereka mainnya bagus. Kami kewalahan menghadapi mereka," timpal Berry. (PBSI)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?