Suara.com - Anggota senior kelompok militan ISIS asal Australia Neil Prakash, dikawabarkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat di kota Mosul, Irak. Adik Neil, Shadi Jabar, yang menembak mati polisi Australia Oktober tahun lalu juga tewas dalam serangan di Suriah.
Penyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Australia menyebutkan Prakash merupakan anggota senior ISIS yang bertugas sebagai orang yang perekrutan serta fasilitator serangan. Prakasah juga terlibat dalam beberapa rencana teror di Australia dan menyerukan serangan terhadap Amerika Serikat.
"Dia pernah muncul di video dan majalah propaganda ISIS. Dia aktiv merekrut warga Australia dan menyerukan aksi terorisme. Dia anggota ISIS paling senior di dari Australia. Kematian Prakash pastinya akan mengurangi dalam hal perekrutan," bunyi pernyataannya.
Sejak remaja, Prakasah yang berdarah Kamboja dan Fiji merupakan anggota geng dan terlibat sejumlah aksi kekerasan. Prakasah memeluk Islam pada Agustus 2012 setelah belajar dari Harun Mehicevic, laki-laki keturunan Bosnia. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman