Suara.com - Polisi membebaskan pemilik kios bernama Mahdi Ismed dan karyawannya bernama Anggi yang menjual kaos band Kreator berlambang palu arit. Kios mereka di Blok M Mall.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan keduanya dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan intensif.
"Karena ini masih terlalu dini mereka kita periksa 1x24 jam dan siang ini sudah kita keluarkan kembali," kata Awi di Polda Metro Jaya, Senin (9/6/2016).
Dikatakan Awi jika Mahdi memang telah mengcopy gambar cover album band kreator yang berlogo mirip Partai Komunis Indonesia (PKI) dari media sosial untuk diproduksi menjadi kaos.
"Yang bersangkutan mengaku mengcopy gambar tersebut dari internet lalu dicetak di baju," katanya.
Namun demikian, Awi mengatakan jika kaos berlambang palu-arit tersebut kurang diminati oleh masyarakat.
"Pengakuan dari pemilik dan penjaga toko baju itu tidak diminati dan belum ada yang membeli," kata Awi.
Awi mengatakan jika pihaknya juga telah menelusuri gambar mirip logo komunis yang diproduksi sebagai kaos.
"Dari penyidik memang sudah mendalami, memang demikian seperti apa yang disampaikan pemilik toko, katanya ngambil dari internet kemudian juga kita lacak ke website tersebut memang betul lambang tersebut ngambilnya dari web tersebut," kata Awi.
Meski telah dibebaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pemilik kios tersebut apakah penjualan kaos tersebut berhubungan dengan penyebaran paham komunis atau tidak.
"Kita juga tidak mau terjebak dengan hal-hal yang belum tentu pelanggar hukumnya. Sehingga kita tetap melakukan pemeriksaan-pemeriksaan untuk memenuhi alat buktinya dan kalau perbuatan pidananya sudah terjadi tentunya kita akan melakukan penyidikan," katanya.
Saat ini polisi masih terus mendalami terkait penjualan kaos berlambang palu-arit. Dia pun meminta masyarakat untuk bisa melaporkan jika mengetahui peredaran atribut yang menggunakan lambang komunis.
"Terkait isu-isu tersebut kita melakukan operasi bersama tentunya kita harapkan partisipasi dari masyarakat kalau terjadi hal-hal demikian segera laporkan ke kita. Tentunya akan kita segera tindak lanjuti," kata dia.
Sebelumnya, aparat gabungan dari unsur TNI/Polri menyita lusinan kaos band metal Kreator berlambang Partai Komunis Indonesia (PKI) di dua kios More Shop di Blok M Square dan Blok M Mall, Jalan Melawai Kebayoran Baru Jakarta Selatan Minggu (9/5/2016). Petugas juga menangkap pemilik kios bernama Mahdi Ismed, dan karyawannya bernama Anggi (19).
Petugas juga melakukan pengembangan kasus ini dengan menggeledah cabang kios More Shop yang berada di Jalan Merdeka Timur AB Nomor 21, Depok. Pemilik dan karyawan kios More Shop juga sempat digelandang ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk dimintai keterangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara