Gubernur Ahok terima penghargaan APN dan MDGS di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/5/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]
Provinsi DKI Jakarta mendapatkan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) dan penghargaan Millennium Development Goals (MDGs) dalam perencanaan terbaik 2015 dari Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian PPN pada Peresmian Penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/5/2016).
Dalam penghargaan itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapatkan empat piala yang diberikan langsung oleh Menteri PPN (Bappenas) Sofyan Djalil di hadapan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Empat penghargaan itu diraih DKI Jakarta salah satunya untuk kategori Provinsi perencanaan yang inovativ dan perencanaan terbaik.
Selain DKI, Provinsi yang memperoleh anugerah perencanaan progressif adalah Gorontalo. Sedangkan Provinsi terbaik dalam pengentasan kemiskinan yaitu Sulawesi Tengah.
Menteri PPN, Sofjan Djalil mengatakan, tema Musrenbangnas kali ini adalah memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antar wilayah.
"Kesenjangan antar daerah dan kemiskinan harus dituntaskan," ujar dia.
Usai acara, kepada wartawan Ahok mengaku anugerah yang diperoleh DKI Jakarta hasil kepemimpinan Joko Widodo saat menjabat Gubernur sebelum menjadi Presiden.
"Sayaa kan melanjutkan program kerja pak Jokowi saat jadi Gubernur dulu," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya
-
Optimalisasi Pembangunan, DPRD DKI Dorong Percepat Penyerahan Aset Fasos Fasum
-
Data Bansos Amburadul, DPRD DKI Khawatir Bantuan Meleset dari Warga Miskin
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan