Suara.com - Dengan didampingi Walikota New York Amerika Serikat, Bill de Blasio, bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra menyempatkan diri untuk berkunjung ke Gedung SAS yang berlokasi di Jalan Menteng Wadas Manggarai, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan suara.com, Yusril yang tiba di lokasi pada pukul 15.20 WIB, tiba dengan menggunakan empat buah mobil berwarna hitam. Mantan MenkumHam itu langsung disambut ratusan perempuan yang sudah menunggu kehadirannya.
Namun, Yusril tidak mau langsung masuk ke dalam Gedung SAS, dia malah menunggu di depan pintu mobilnya. Ternyata, dia sedang menunggu Bill yang segera turun dari mobil itu. Dengan senyumannya, Yusril dan Bill pun langsung masuk ke dalam Gedung. Mereka diarak menuju kursi paling depan. Tak lama berselang, acara pun dimulai.
Untuk memulai acara, pembawa acara langsung mengucapkan selamat datang kepada Yusril dan Bill. Di situlah baru diketahui, bahwa yang mendampingi Yusril adalah Walikota New York.
"Oh itu Walikota New York ya, saya kira tadi itu asisten pribadinya," kata salah seorang Warga ditengah acara tersebut.
Setelah perkenalan, acara pun berlanjut ke sambutan yang dibawakan oleh Ketua Panitia acara tersebut, kemudian disusul oleh sambutan dari Yusril. Dalam sambutannya, Yusril tak banyak bicara, hanya mengucapkan terima kasih sudah diundang ke cara tersebut.
"Terima kasih ibu-ibu sudah menngundang saya, mohon maaf karena saya datangnya terlambat," kata Yusril menyudahi sambutannya tersebut.
Sambutan Yusrul disebut sebagai inti dari acara tersebut. Karena itu, acara pun langsung ditutup dengan doa. Setelah itu, semua warga pun bubar. Namun, pas saat keluar dari gedung SAS, Yusril dihadang oleh ibu-ibu untuk foto bersama.
Setelah selesai, Yusril pun langsung masuk ke dalam mobil bersama Bill lalu meninggalkan warga. Rencananya pada pukul 16.00 Yusril akan pergi ke Kampung Luar Batang untuk memberikan bantuan kepada warga di sana.
Berita Terkait
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman
-
Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman
-
Target Irit Menko Yusril: Naikkan Indeks Pembangunan Hukum Cuma 0,01 Poin, Emang Berarti?
-
Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil