News / Metropolitan
Rabu, 25 Mei 2016 | 18:18 WIB
Ilustrasi jari bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Ayah Razqa Alkholifi Pamudji, Agung Pamudji iklas anaknya meregang nyawa setelah diimunisasi di Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta Barat. Dia pasrah tak bisa berbuat apa-apa karena orang miskin.

Agung menyalahkan dokter yang menangani anaknya. Dokter Bono tidak melakuka cek darah.

"Kami kecewakan penanganan dokter mas, kenapa tidak dilakukan pengecekan darah, apalagi diagnosa sakit Razqa juga tidak dikasih tahu apa penyebabnya," kata Agung kepada suara.com di Jalan Sawit RT 12/10, Kalisari Jakarta Timur, Rabu (25/5/2016).

Agung menuding dokter tidak serius menangani anaknya. Begitu anaknya meninggal, dokter Bono tidak menjenguk.

"Saya sesalkan itu mas, hanya di wakili oleh Kepala Puskesmas Pasar Rebo (Maryati), yang datang, sampai saat ini tidak juga memberikan permohonan maaf atau apapun," ujar Agung.

"Ikhlas saya, sudah biarkan saja Tuhan yang balas, kami hanya orang kecil," ujar Agung.

Bayi Razqa meninggal setelah imunisasi. Suhunya panas tinggi mendadak.

Load More