Suara.com - Warga Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kudus dihebohkan dengan penemuan mayat lelaki di pinggir lapangan Gebog. Remaja itu tewas dengan luka mengenaskan.
Saat ini kasus itu tengah diselidiki Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah. Remaja itu diduga sebagai korban pembunuhan.
"Saat ini kami memang masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan sejumlah informasi terkait meninggalnya korban bernama Umam asal Desa Getasrabi," kata Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Hepy Pria Ambara di Kudus, Senin (30/5/2016).
Ada luka pada kepala di mayat itu juga belum bisa dipastikan karena faktor apa.
"Korban diperkirakan telah meninggal pada Minggu malam," ujarnya.
Korban bernama Miftahul Umam (18), warga Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kudus. Dia ditemukan meninggal dunia di lapangan Desa Getasrabi oleh warga desa setempat sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Salah seorang warga desa setempat, Jeki Perindo, mengungkapkan korban memang ditemukan warga sekitar dalam kondisi meninggal.
Pada saat itu, kata dia, warga yang sedang berolahraga melihat ada seseorang dalam kondisi terlentang di tepi lapangan, kemudian didekati dan dilihat untuk memastikan apa yang sedang dilakukan.
Setelah didekati, kata dia, ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia dengan mulut dalam keadaan mengeluarkan darah dan terdapat luka sabetan senjata tajam pada kepala bagian belakang.
Selanjutnya, temuan mayat tersebut dilaporkan kepada warga sekitar kemudian dilanjutkan ke aparat kepolisian.
Selang beberapa saat kemudian, Tim Unit Identifikasi Polres Kudus mendatangi lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Gribig dan Unit Identifikasi Polres Kudus, ditemukan adanya luka pada tulang belakang bagian bawah sedalam lima centimeter dan bagian atas dua centimeter, luka pada tangan kanan, dada sebelah kiri, serta dagu.
Hingga saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit Umum Daerah Loekmonohadi Kudus. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Karyawati Pabrik Nina Ditemukan Tewas Hanya Pakai Celana Dalam
-
Besok, Polisi Periksa Kejiwaan Satu Tersangka Pembunuh Enno
-
Isu Tersangka Pembunuh Enno Tewas dalam Sel, Ini Kata Polisi
-
Begini Kondisi Tersangka Pembunuh Enno di Dalam Tahanan Polisi
-
Penanganan Kasus Pembunuhan Enno Diperpanjang Delapan Hari
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!