Suara.com - Kamis (2/6/2016) ini Ketua DPR RI, Ade Komarudin menerima kunjungan dari Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi. Pertemuan itu untuk memperluas hubungan kerjasama antara Iran dengan Indonesia.
"Iran bukan negara yang asing buat orang Indonesia, termasuk para mahasiswanya mengenal Iran. Ideologinya, agamanya, potensi negaranya yang luar biasa, kebudayaannya yang besar, saya kira orang Indonesia sangat kenal," kata Ade di Gedung Nusantara III, komplek DPR, Jakarta, kamis (2/6/2016).
Ade berharap agar hubungan Indonesia-Iran lebih dtingkatkan hingga merambah pada hubungan kerjasama perdagangan.
"Pembahasannya ya tentang hubungan dagang, hubungan parlemen, seperti biasa," kata Ade.
Iran dan Indonesia memilki banyak kesamaan, terutama dalam bidang budaya. Menurut Ade, masyarakat Indonesia dan Iran sama-sama memiliki sifat yang sama, yaitu sama-sama menghargai warisan leluhur.
"Tadi saya sampaikan, orang Iran dengan Indonesia sama. Sangat menghargai leluhur, orang-orang cendikiawan sangat menghargai ulama," tutur Ade.
Ade merujuk pada kebiasaan orang Iran yang gemar mengunjungi makam Imam Chomeini. Pun demikian halnya dengan orang Indonesia, sangat membanggakan Wali Songo. Katanya, Dia juga menawarkan jasa pemandu jika Viliollah ingin mengenal lebih jauh sejarah Wali Songo.
"Kalau makam Imam Chomeini dikunjungi banyak orang, saya sampaikan di kita juga ada Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara, terutama tanah Jawa. Saya sampaikan tadi teman-teman di sini siap memandu bila pak dubes ingin mengenal lebih jauh tentang Wali Songo ini," tutur Ade.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan
-
Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?
-
Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi
-
Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR
-
Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel
-
Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor
-
KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel
-
Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak
-
TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!