Suara.com - Jakarta Fair kembali hadir di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikannya pada Jumat (10/6/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.
Acara pembukaan gelaran tahunan tersebut ditandai dengan suguhan tari-tarian serta pesta kembang api. Warga yang hadir pun gembira.
Usai membuka acara, Ahok dan rombongan berkeliling ke tempat-tempat bisnis yang ikut pameran. Sedangkan Menteri Tjahjo langsung meninggalkan lokasi.
Sambil melangkah, Ahok yang didampingi perwakilan JIExpo terlihat berbincang-bincang. Sesekali, Ahok menyambut warga yang mendekatinya untuk bersalaman atau minta foto bersama.
Sambutan hangat warga Jakarta kepada Ahok terjadi sejak dia baru tiba di PRJ sekitar pukul 19.30 WIB tadi.
Ahok melihat anjungan Pemprov DKI
Salah satu anjungan yang dikunjungi Ahok ialah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Anjungan tersebut terdiri dari stand-stand yang diisi oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah DKI Jakarta. Banyak aplikasi yang dimiliki pemerintah, seperti Jakarta Smart City, ditampilkan di sana.
Tempat pertama yang dikunjungi Ahok di anjungan pemerintah yaitu milik PT. Transportasi Jakarta. Proyek transportasi publik inilah yang selama ini jadi perhatian serius pemerintah untuk mengubah orientasi berpikir masyarakat yang kemana-mana selalu pakai kendaraan pribadi. Akibatnya Ibu Kota macet terus.
Selanjutnya, Ahok menyambangi tempat Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI Jakarta, kemudian Jakarta Propertindo, Badan Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta, stand Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, dan seterusnya.
Hampir semua stand yang ada di anjungan Jakarta Fair disambangi Ahok.
Hanya ada Standing Figure Ahok
Di anjungan milik Pemprov DKI, ada miniatur tugu Monumen Nasional. Di dekat miniatur Monas, berdiri standing figure Ahok yang menarik perhatian pengunjung. Tapi, di sana tidak ada standing figure Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Warga yang susah foto langsung bersama Ahok bisa memanfaatkan standing figure tersebut sebagai penggantinya. Seperti yang dilakukan sebagian warga, mereka ramai-ramai foto di sampingnya sambil senyum-senyum.
Maling beraksi saat Ahok dikerumuni pengunjung
Di salah satu area, Ahok dikerumuni pengunjung dan wartawan. Tiba-tiba ada kejadian menghebohkan. Di antara orang-orang yang mengelilingi Ahok, ternyata ada copet.
Untungnya, petugas keamanan PRJ mendeteksinya. Copet yang berusia sekitar 25 tahun pun diamankan.
Saat diinterogasi, awalnya dia membantah. Tetapi setelah menerima beberapa bogem mentah dari petugas, lelaki tersebut mengakui telah mencopet.
"Udah ambil apa saja elu tadi?" kata petugas.
"Baru satu pak, baru satu. Ampun pak," katanya.
Menurut petugas pencopet tadi gerak-geriknya mencurigakan. Dia mencari kesempatan disaat semua perhatian pengunjung terpusat ke Ahok.
Ahok senang stand di Jakarta Fair 2016
Setelah melihat stand-stand dan anjungan Pemprov DKI, Ahok mengungkapkan apresiasi kepada penyelenggara Jakarta Fair dan SKPD DKI Jakarta.
"Saya kira ini sesuai harapan saya, saya tidak mau lagi stand Jakarta itu diisi oleh hanya jualan produk, makanan. Selama ini kan gitu," kata Ahok,
Ahok mengatakan pemerintah Jakarta memang harus menampilkan program-program serta aplikasi layanan publik. Dengan demikian, masyarakat mengetahuinya dengan baik dan dapat memanfaatkannya dengan maksimal.
"Misal orang Jakarta mau naik bus bisa tahu ada aplikasi apa, mau makan yang aman ada aplikasi apa. Saya mau orang datang ke Jakarta lebih mudah dan nyaman," kata Ahok.
Tentang Jakarta Fair
Jakarta Fair diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Kota Jakarta ke-489. Tema acara tahun ini ialah Jakarta Fair Semangat Membangun Negeri.
Acara ini berlangsung mulai 10 Juni hingga 17 Juli 2016. Selain diisi pameran bisnis, juga dimeriahkan penampilan musisi-musisi papan atas, seperti Isyana Sarasvati, Tulus, Naif, dan Slank.
Pameran dibuka setiap hari selama bulan Ramadan, untuk Senin hingga Kamis dari pukul 15.30 WIB hingga 22.00 WIB, sedangkan Jumat ditutup pukul 23.00 WIB.
Sedangkan Sabtu dan Minggu dan hari libur nasional Jakarta Fair dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai 23.00 WIB.
Harga tiket masuk pameran untuk Senin seharga Rp20 ribu, Selasa sampai Kamis Rp25 ribu. Sedangkan akhir pekan Jumat-Minggu dan hari libur nasional tiket masuk seharga Rp30 ribu.
PT. JIExpo juga menyediakan ribuan takjil gratis kepada pengunjung, setiap hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK