PT Jakarta International Expo (JIExpo) menargetkan nilai transaksi bisnis antara peserta pameran dan para pengunjung selama berlangsung Jakarta Fair 2016 dapat mencapai lebih dari Rp5,8 triliun.
"Tahun ini, kami menargetkan jumlah pengunjung Jakarta Fair Kemayoran bisa di atas 5,2 juta orang, dan target transaksi jual beli lebih dari Rp5,8 triliun," kata Managing Director PT JIExpo Prajna Murdaya, pada pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2016 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2016) malam.
Menurut dia, dari tahun ke tahun penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran selalu mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah pengunjung maupun nilai transaksi bisnis.
"Nilai transaksi terbesar dalam Jakarta Fair Kemayoran berasal dari penjualan automobil dan sepeda motor serta aksesorisnya. Kemudian, disusul dengan produk-produk handphone dan produk elektronik lainnya," ujar Prajna.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dia menuturkan, pada penyelenggaraan Jakarta Fair ke-49 itu digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-489 Kota Jakarta.
"Pada dasarnya, Jakarta Fair Kemayoran merupakan kegiatan marketing sekaligus ajang promosi bisnis, investasi serta industri kreatif karya anak bangsa," kata dia lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi semua pihak.
"Semoga Jakarta Fair Kemayoran 2016 berjalan dengan sukses dan menguntungkan bagi semua pihak, baik para peserta pameran maupun para pengunjungnya," ujar Gubernur yang akrab disapa Ahok itu pula.
Jakarta Fair Kemayoran 2016 berlangsung di Arena JIExpo Kemayoran selama 38 hari, dimulai dari 10 Juni hingga 17 Juli 2016.
Harga tiket masuk setiap Senin, yaitu Rp20.000, setiap Selasa hingga Kamis Rp25.000, sedangkan pada akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu dan hari libur nasional sebesar Rp30.000.
Pada hari Sabtu dan Minggu, Jakarta Fair dibuka mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB.
Sedangkan menjelang Lebaran, Jakarta Fair akan tutup sehari sebelum Lebaran, selanjutnya akan dibuka kembali pada 6 Juli 2016 yang dibuka mulai pukul 14.00 sampai 23.00 WIB.
Kemudian, pada 7 hingga 10 Juli 2016 akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB.
Pada 11 hingga 17 Juli 2016, jam buka Jakarta Fair akan kembali normal, yaitu pada pukul 15.30 WIB untuk hari kerja, dan pukul 10.00 WIB pada akhir pekan.
Selain itu, JIExpo juga menyediakan area parkir kendaraan yang dapat menampung 10.000 mobil dan 20.000 sepeda motor.
Jakarta Fair akan dibuka setiap hari selama Ramadan, yakni setiap Senin hingga Kamis mulai dari pukul 15.30 hingga 22.00 WIB, sedangkan Jumat ditutup pukul 23.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
-
Hikari Unjuk Gigi dengan Mesin Jahit Berbasis AI di Inatex 2026
-
Art Jakarta 2025: Lebih dari Sekadar Pameran, Ini Cara Mendukung Ekosistem Seni Indonesia
-
Nostalgia Bareng Do As Infinity di Panggung LaLaLa Fest 2025
-
Konser Perpisahan MEW di LaLaLa Fest 2025
-
JIExpo Bangun Gedung Baru untuk Jakarta Fair 2026, Peserta Pameran Bakal Bertambah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026