Suara.com - PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan Indonesia Ferry Cabang Merak melarang truk yang mengangkut barang beroperasi pada H-5 Lebaran 1437 Hijriah.
"Pelarangan truk nonsembako itu guna memperlancar arus mudik Lebaran. Larangan tersebut juga dituangkan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 22 Tahun 2016," kata Humas PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, Mario Sardadi Oetomo di Merak, Senin (13/6/2016).
Kemungkinan jumlah penumpang pemudik yang hendak menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Pulau Sumatera meningkat. Pengalaman mudik tahun lalu dipastikan terjadi lonjakan penumpang,s ehingga truk pengangkut barang mulai H-5 sampai H+3 dilarang beroperasi.
Pelarangan truk beroperasi tersebut agar tidak terjadi kemacetan maupun antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Merak. Penumpang pejalan kaki dan penumpang di atas kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan dipastikan Lebaran 2016 meningkat sekitar 10 persen.
Karena itu, pihaknya mengeluarkan peringatan imbauan sopir truk agar tidak beroperasi pada H-5 Lebaran.
"Kami mengeluarkan peringatan larangan ini guna memberikan rasa kenyamanan bagi penumpang dan perjalanan lancar tanpa terjadi kemacetan lalu lintas," katanya.
Kepolisian akan mengalihkanya ke Pulorida jika ditemukan truk beroperasi pada H-5 lebaran. Sebab memasuki H-5 sampai H-2 terjadi lonjakan kepadatan penumpang dan kendaraan arus mudik yang menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
"Kami meminta sopir truk dapat mentaati peraturan larangan itu untuk memperlancar akses lalu lintas," katanya.
Mario mengimbau pemudik yang hendak berpergian sebaiknya pada siang hari untuk keamanan dan mencegah tindakan kejahatan. Berpergian siang hari sangat memanfaat bagi pemudik karena bisa mengatasi kemacetan kendaraan juga jika terjadi kecelakaan laut bisa diselamatkan oleh tim evakuasi.
"Kami berharap pemudik lebih baik berangkat pada siang hari lebih aman dan tidak terlalu padat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus