Suara.com - Penyidik Subdit Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berencana memeriksa kerabat pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Jalan Raya Veteran, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, terkait dugaan praktik curang dalam pengisian bahan bakar minyak.
"Saudara-saudara pemilik akan dipanggil sebagai saksi," kata Kanit III Subdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Dedi Anung, Kamis (16/6/2016).
Menurutnya pemeriksaan tersebut untuk mendalami alat bukti yang telah diperoleh penyidik.
"Hal ini untuk menguatkan alat bukti yang sudah ada," katanya.
Dedi mengatakan penyidik juga akan kembali memeriksa pemilik SPBU dalam waktu dekat.
Sejauh ini, polisi belum menemukan indikasi keterlibatan pemilik dalam kasus yang telah menjerat lima tersangka.
"Habis pemilik, kami mau periksa saksi-saksi lainnya dulu," katanya.
Polisi menggerebek SPBU tersebut karena diduga melakukan pengurangan takaran bensin pada Senin (6/6/2016) kemarin. Kelima tersangka, yakni tiga pengelola SPBU berinisial BAB (47), AGR (34), dan D (44) serta dua pengawas berinisial W (37) dan J (42). Untuk mengurangi takaran, dilakukan dengan menggunakan alat pengendali remote control.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Minta Warga Cepat Lapor Kalau Temukan SPBU Curang
-
Lima TSK Rakit Mesin untuk Curangi Pengisian BBM di SPBU Rempoa
-
Dalami Keterlibatan Pemilik, Polisi Audit Keuangan SPBU Rempoa
-
Polisi Dalami Cabang Lain yang Dikelola Pemilik SPBU Rempoa
-
Polisi Belum Temukan Indikasi Keterlibatan Pemilik SPBU Rempoa
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026