Anggota parlemen Inggris, Jo Cox, ditembak mati di tengah jalan di kawasan utara negara tersebut, Kamis (16/6/2016).
Penembakan itu menjadi berita besar di seluruh Britania Raya dan membuat kampanye referendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa dihentikan untuk sementara waktu.
Cox adalah perempuan anggota parlemen dari kubu oposisi, Partai Buruh, dan juga pendukung yang vokal terhadap keanggotaan Inggris di Uni Eropa.
Dia diserang saat hendak menggelar rapat bersama para konstituennya di Birstall, dekat kota Leeds.
Sejumlah media lokal menyebut Cox ditembak sekaligus ditusuk.
Sementara itu, Kepolisian West Yorkshire menyatakan pihaknya menangkap seorang pria berusia 52 tahun dan menyita sejumlah senjata. Motif serangan tersebut hingga kini belum diketahui.
"Keluarga besar Partai Buruh dan warga di negara ini tergoncang dengan pembunuhan mengerikan terhadap Jo Cox hari ini," kata pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, dalam pernyataan tertulis.
Di sisi lain, Perdana Menteri David Cameron mengatakan pembunuhan Cox, seorang ibu yang sempat bekerja sebagai tim kampanye Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada 2008 lalu, adalah sebuah tragedi.
"Kita telah kehilangan satu bintang besar. Dia merupakan anggota parlemen yang hebat dengan kepedulian yang besar. Ini adalah berita yang mengerikan," kata perdana menteri yang berasal dari Partai Konservatif tersebut.
Para anggota parlemen Inggris saat ini sedang menjalani reses menjelang referendum terkait "keluar" atau "bertahannya" Inggris di Uni Eropa pada 23 Juni mendatang.
Tim dari kedua kubu mengatakan bahwa mereka menghentikan untuk sementara waktu aktivitas kampanye mereka. Sementara Cameron juga membatalkan kampanye yang rencananya akan digelar hari ini di Gibraltar, wilayah Inggris yang terletak di sebelah selatan perairan Spanyol.
Hingga kini masih belum diketahui dampak dari pembunuhan Cox terhadap referendum.
"Tidak ada yang bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sampai jelas siapa yang bertanggung jawab dan motivasinya, pembunuhan ini menyebabkan kampanye harus dihentikan saat kubu 'bertahan' ingin terus melanjutkan agendanya," kata John Curtice, profesor ilmu politik dari Universitas Strathclyde.
Saat ini, kubu yang menginginkan Inggris untuk bertahan di Uni Eropa tertinggal dalam sejumlah jajak pendapat melawan kubu lawan. (Antara)
Berita Terkait
-
Saat Ivana Knoll Tiba dengan Korset Transparan, Suporter Abaikan Harry Kane Cs
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno