Suara.com - Sesosok mayat berinisial TA (50) ditemukan membusuk di kamar kosnya, Jalan Ancol Selatan RT.14, RW01 Sunter Agung, Tanjung Priok, Sabtu (18/6/2016) sekira pukul 20.30 WIB.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Komisaris Sungkono mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan penjaga kos bernama Jupri Suparno.
"Awalnya, saksi mencium bau busuk yang diduga asal bau tersebut dari kamar korban. Kemudian saksi melakukan pengecekan ke kamar korban dengan cara mengintip dari lubang angin atas pintu korban," jelas Sungkono kepada wartawan melalui pesan elektronik, Minggu (19/6/2016).
Dikatakannya, saat berusaha memeriksa melalui lubang angin pintu kamar kos. Saksi melihat kondisi jasad korban sudah membengkak dengan posisi tertelungkup di lantai.
"Ternyata benar, korban dilihat saksi sudah membengkak hingga bau bangkai dalam posisi telungkup di lantai dalam kamar korban," jelas dia.
Melihat kejadian tersebut, Jupri pun langsung melaporkan kepada majikannya bernama Teguh Setiawan. Aparat kepolisian langsung terjun ke TKP, tak lama setelah pemilik rumah kos itu melaporkan penghuni kosnya meninggal dunia.
Kata Sungkono, petugas pun langsung menggelar olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dia mengatakan, dari hasil kesimpulan sementara tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Polisi kemudian membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat untuk dilakukan visum et repertum. Penemuan jenazah korban tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend