Suara.com - Unit I Sub Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah meringkus pria berinisial IS. Pria ini diduga telah melakukan tindak pidana penipuan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono dalam keterangannya mengatakan, jika pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan dari warga berinisal DT. Menurutnya, modus tersangka melakukan penipuan tersebut, yakni menjanjikan korban bisa masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov DKI Jakarta dengan menyetorkan uang ratusan jutaan rupiah kepada tersangka.
"Tersangka ditangkap karena telah menjanjikan korban menjadi CPNS Pemprov DKI Jakarta dengan biaya perorangan sebesar Rp75 sampai 100 juta. Namun korban tidak menjadi CPNS dan uang korban dipergunakan untuk kepentingan pribadi tersangka," papar Awi, di Jakarta, Minggu (19/6/016).
Dia mengatakan, jika IS meraup keuntungan hingga miliran rupiah dari modus penipuan yang menjanjikan korban bisa lolos menjadi CPNS Pemprov DKI.
"Kerugian pelapor Rp199.000.000. Ada korban lainnya total Rp2.105.000.000," terangnya.
Atas perbuatannya itu, IS saat ini telah mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya.
"Tindak lanjut yang dilakukan Unit I Subdit Kamneg, yakni pemeriksaan sebagai tersangka dan akan dilakukan penahanan dan kirim berkas ke JPU (Jaksa Penuntut Umum)," tandas Awi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi