Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi keras pernyataan kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump. Waktu itu, Trump menyebut AS merupakan satu-satunya negara adi daya sekarang ini.
"Amerika memang memiliki kekuatan. Saat ini, mungkin mereka satu-satunya negara adi daya. Kami ingin dan siap bekerjasama dengan Amerika," kata Putin dalam Forum Ekonomi Internasional di St Petersburg baru-baru-baru ini.
Dalam pidatonya, Putin juga menyinggung soal sanksi yang dijatuh AS dan Uni Eropa terhadap Rusia terkait invasi militer ke Ukraina beberapa waktu lalu.
"Dunia butuh negara yang kuat seperti Amerika. Dan kami butuh negara ini. Tapi, kami tidak perlu mereka (AS) yang sering campur tangan urusan negara kami, mendikte cara hidup, dan melarang Eropa membangun kerjasama dengan kami," sindir Putin.
Trump, kata Putin, merupakan calon presiden flamboyan dan 'berwarna'. Dia juga menyindir Trump menggunakan bahasa Rusia yang berkonotasi negatif.
"Seperti yang saya bilang, dia orang yang penuh warna. Benarkan? Saya tak bisa menggambarkan karakterisitiknya dengan kata lain," katanya.
Di balik ini, Putin mengaku menaruh hormat kepada Trump yang berjanji akan memperbaiki hubungan dengan Rusia jika terpilih menjadi presiden kelak.
"Saya tak lihat hal yang buruk pada dirinya. Bahkan, dia mendeklarasikan akan merestorasi hubungan AS dengan Rusia," tutupnya. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan