Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (7/4/2016), akhirnya buka suara soal kemunculan nama orang-orang dekatnya dalam dokumen "Panama Papers" yang dalam beberapa hari belakangan jadi headline pemberitaan media massa dalam dan luar negeri. Putin menegaskan, tidak ada elemen korupsi terkait dengan data keuangan firma hukum Mossack Fonseca yang bocor ke publik tersebut.
Putin meyakini, heboh "Panama Papers" dijadikan negara-negara "musuh" untuk menggoyahkan kedaulatan Rusia.
"Para musuh kami di atas segalanya amat khawatir terhadap persatuan dan konsolidasi bangsa Rusia, dan rakyat Rusia yang multi-nasional. Mereka berupaya menggoyang kami dari dalam, untuk membuat kami patuh pada mereka," tegas Putin seperti dikutip Reuters.
"Jadi mereka menciptakan sebuah produk informasi," lanjutnya, tanpa menyebutkan secara detil, siapakah yang ia sebut sebagai "musuh".
Lebih lanjut, Putin menentang tudingan soal adanya korupsi yang melibatkan teman dekatnya, seorang pemain cello, Sergei Roldugin.
"Ada teman tertentu dari presiden Rusia, ia melakukan hal tertentu, dan mungkin ada elemen korupsi di sana. Namun, nyatanya tidak ada (elemen korupsi," pungkas Putin.
Seperti dikabarkan sebelumnya, dalam dokumen "Panama Papers", Sergey Roldugin, ayah baptis putri Putin, Maria, memiliki tiga perusahaan offshore. Sementara teman masa kecil Putin, Arkady dan Boris Rotenberg memiliki tujuh perusahaan offshore yang terdaftar di British Virgin Islands.
Pada Senin, 4 April lalu, juru bicara Vladimir Putin, Dmitry Peskov, langsung memberikan sanggahan menyusul munculnya dokumen tersebut. Peskov menyatakan, pengungkapan dokumen ditujukan untuk merusak citra Putin menjelang pemilihan umum parlemen yang akan digelar dalam waktu dekat, dan pemilihan presiden dua tahun mendatang.
Berita Terkait
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!