Suara.com - Presiden Joko Widodo berharap masyarakat Indonesia dapat lebih bersama-sama membangun bangsa setelah melalui Ramadan. Hal itu dikatakan Jokowi saat berlebaran di Padang, Rabu (6/7/2016).
"Semoga negara kita menjadi lebih baik ke depan dan marilah kita bersama-sama bahu membahu membangun negara, membangun bangsa," kata Jokowi usai Salat Idul Fitri di Masjid Raya Sumatera Barat, Kota Padang.
Presiden juga mengucapkan selamat Idul Fitri dan memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Kata dia, berlebaran menjadi momentum penting untuk bersilaturahim, baik bersama keluarga, tetangga, dan masyarakat Indonesia.
"Ini pertama kali saya berlebaran di Padang. Saya melihat keramahtamahan masyarakat, melihat antusias dari pemudik yang dari rantau. Semuanya di sini berjalan aman, berjalan dengan baik," kata Presiden.
Kepala Negara yang menunaikan salat Id bersama masyarakat Padang juga merasa nyaman karena prosesi ibadah berlangsung dengan baik. Masyarakat juga antusias menyambut Presiden setelah salat Id selesai dilakukan dengan berebut berjabatan tangan dan berfoto bersama orang nomor satu di Indonesia itu. Presiden mengatakan rencananya untuk merayakan sejumlah hari raya besar di daerah-daerah di Indonesia.
"Ya karena Indonesia itu bukan hanya Jakarta, dari Sabang sampai Merauke dan mungkin nanti sekali di Jakarta, yang lain di daerah-daerah. Baik nanti di Idul Fitri, Idul Adha, dan juga di Tahun Baru, di Natal, semuanya di daerah," kata Presiden.
Presiden akan berkunjung ke Solo dan Yogyakarta untuk kunjungan kerja dan bersilaturahim dengan masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan