Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Terminal Rawamangun, Jakarta, Senin (4/7). [Antara]
Perintah Provinsi DKI Jakarta membuka pintu kepada masyarakat yang berada di daerah ingin mencoba mengadu nasib di Jakarta.
"Pendatang tidak masalah, namanya juga Ibu Kota," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7/2016).
Kendati demikian, Ahok-begitu dia akrab disapa, minta para pendatang tak mendirikan bangunan-bangunan liar. Jika imbauan ini tak diindahkan, Ahok ancam akan terus menertibkan bangunan liar tersebut.
"Makanya yang penting kalau tinggal di bangunan liar kita akan bongkar dan usir juga," ujarnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta juga tidak akan melakukan operasi yustisi. Ahok hanya meminta kepada pendatang untuk pulang lagi ke kampung halaman apabila sudah tidak lagi mendapat pekerjaan di Jakarta.
"Nggak usah operasi yustisi-yustisian lah. Yang penting kalau dia nggak punya duit lagi suruh pulang kampung saja. Orang mau datang kenapa nggak boleh?, " kata Ahok.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia