Keluarga narapidana kasus pembunuhan Anwar alias Rijal (24), sontak histeris saat pihak kepolisian menangkap Anwar di rumah keluarganya di kampung Barengkok, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/7/2016) sekitar pukul 18.00 WIB.
Linda yang merupakan kakak kandung dari Anwar tak henti-hentinya menangis melihat Anwar diinterogasi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti.
Pantuan suara.com, seorang perempuan bernama Nining (33) nampak terus memeluk Linda untuk menenangkannya.
"Nggak diapa-apain, kamu berdoa aja. Kamu punya agama kan?" kata Nining kepada Linda.
Linda mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Anwar.
"Saya udah lama nggak ngeliat," kata Linda sambil berlinang air mata.
Tak hanya Linda, sejumlah keluarga yang berada di rumah orangtua kakak ipar Anwar yang tak jauh dari lokasi penangkapan juga tidak bisa membendung kesedihan saat Anwar digelandang masuk ke mobil Avanza berwarna silver. Bahkan mereka sempat berteriak memanggil-manggil Anwar ketika sudah berada di dalam mobil.
Suara.com - Diketahui, Anwar selama dua hari singgah di rumah keluarganya pasca kabur dari Rumah Tahanan Salemba Jakarta Pusat pada 7 Juli 2016 lalu. Sebelumnya, Anwar yang menjadi narapidana kasus pembunuhan siswi MTs berinial AAP (12) dikabarkan telah berpindah-pindah tempat selama melarikan diri dari Rutan Salemba.
Berita Terkait
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell
-
Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni
-
Andai Kita Bisa Kembali ke Masa Kecil: Pahitnya Jadi Dewasa di Lima Cerita
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat