Suara.com - Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan, sedikitnya ada sekitar 50 orang yang masih berjuang melawan kematian setelah menjadi korban serangan teror di Nice, Kamis (14/7/2016) waktu setempat. Serangan teror dengan menggunakan truk trailer yang terjadi di tengah perayaan Bastille Day tersebut sudah menewaskan 84 orang.
"Sekitar 50 orang kini berada di antara hidup dan mati," kata Hollande usai mengunjungi para korban di sebuah rumah sakit di Nice.
Hollande mengatakan, banyak sekali warga negara asing yang menjadi korban tewas. Ia juga memperingatkan, perlawanan terhadap kelompok-kelompok ekstrimis masih akan berlangsung lama karena mereka terus-menerus melancarkan serangan terhadap negara-negara Barat.
Sedikitnya 84 orang tewas tertabrak dan terlindas truk yang dipacu seorang di pusat keramaian perayaan Bastille Day, Kamis malam. Pelaku berhasil ditembak mati polisi. Di dalam truk ditemukan tumpukan senjata dan granat. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
NICE Kantongi Izin Pameran Bebas Pajak dan Bea Masuk
-
Kalah dari Nice, Kapten Go Ahead Eagles Resmi Pamit Gabung Feyenoord
-
Blunder Dean James Jadi Awal Petaka Go Ahead Eagles di Liga Europa, Diganjar Rating Terendah
-
5 Drama Korea Populer pada Desember 2025, Ada Pro Bono hingga Taxi Driver 3
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz
-
Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas